Penelitian ini mengkaji pengelolaan persediaan pipa baja di PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) dengan menggunakan metode peramalan Monte Carlo, Croston, dan SBA untuk mengatasi tantangan permintaan yang bersifat intermittent dan tidak kontinu. PT PGN menghadapi kebutuhan pengadaan pipa baja dalam tiga ukuran utama yang sangat penting bagi kelancaran distribusi gas bumi. Metode Monte Carlo digunakan untuk simulasi probabilistik berdasarkan data historis, sementara Croston dan SBA diterapkan khusus untuk permintaan intermittent dengan teknik exponential smoothing. Data permintaan tahun 2022 dianalisis untuk meramalkan kebutuhan material tahun 2024, dan validitas metode diuji menggunakan Mean Squared Error (MSE), Mean Absolute Deviation (MAD), dan Uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi metode ini mampu meningkatkan akurasi peramalan permintaan, sehingga pengelolaan persediaan menjadi lebih efisien dan dapat mengurangi risiko overstock maupun stockout. Temuan ini memberikan kontribusi penting dalam mendukung kelancaran operasional PT PGN dan pengelolaan persediaan yang lebih terstruktur dalam menghadapi fluktuasi permintaan.
Copyrights © 2026