Chaterine Alvina Prima Hapsari
Departemen Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGELOLAAN PERSEDIAAN PIPA BAJA PENDEKATAN FORECASTING MONTE CARLO, CROSTON, DAN SBA (STUDI KASUS : PT PERUSAHAAN GAS NEGARA, TBK) Marsha Syafina Zaliazny; Chaterine Alvina Prima Hapsari
Industrial Engineering Online Journal Vol 1, No 3 (2026): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2026
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengelolaan persediaan pipa baja di PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) dengan menggunakan metode peramalan Monte Carlo, Croston, dan SBA untuk mengatasi tantangan permintaan yang bersifat intermittent dan tidak kontinu. PT PGN menghadapi kebutuhan pengadaan pipa baja dalam tiga ukuran utama yang sangat penting bagi kelancaran distribusi gas bumi. Metode Monte Carlo digunakan untuk simulasi probabilistik berdasarkan data historis, sementara Croston dan SBA diterapkan khusus untuk permintaan intermittent dengan teknik exponential smoothing. Data permintaan tahun 2022 dianalisis untuk meramalkan kebutuhan material tahun 2024, dan validitas metode diuji menggunakan Mean Squared Error (MSE), Mean Absolute Deviation (MAD), dan Uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi metode ini mampu meningkatkan akurasi peramalan permintaan, sehingga pengelolaan persediaan menjadi lebih efisien dan dapat mengurangi risiko overstock maupun stockout. Temuan ini memberikan kontribusi penting dalam mendukung kelancaran operasional PT PGN dan pengelolaan persediaan yang lebih terstruktur dalam menghadapi fluktuasi permintaan.
ANALISIS KEAKURATAN INSPEKSI PRODUK QUALITY CONTROL MENGGUNAKAN PENDEKATAN DMAIC DAN FMEA UNTUK PENYUSUNAN REKOMENDASI PERBAIKAN PADA PT XYZ Vioni Nur Dini Rahmawati; Chaterine Alvina Prima Hapsari
Industrial Engineering Online Journal Vol 1, No 3 (2026): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2026
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan di PT XYZ untuk menganalisis keakuratan proses inspeksi pada departemen Quality Control (QC), khususnya pada tahap final inspection. Meskipun telah diterapkan sistem quality control 100% pada tahap quality control during production, tingkat rejection rate produk whiteware pada Januari 2025 masih mencapai 12%, jauh di atas standar perusahaan sebesar 5%. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control) serta analisis akar masalah (Root Cause Analysis) menggunakan diagram fishbone, 5 Why Analysis, dan penyusunan rekomendasi perbaikan dengan menggunakan metode FMEA (Failure Mode and Effects Analysis). Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor utama yang menyebabkan produk cacat lolos inspeksi berasal dari aspek manusia, metode, material, dan lingkungan kerja. Rekomendasi perbaikan yang diajukan meliputi pelatihan rutin bagi operator QC, pembuatan lembar check sheet inspeksi, penerapan prinsip 5S di area kerja, dan penyediaan alat pelindung pendengaran. Diharapkan implementasi perbaikan ini dapat meningkatkan akurasi inspeksi dan menurunkan tingkat produk cacat yang lolos ke tahap akhir produksi.