Penelitian ini mengkaji implementasi Kurikulum Cinta melalui integrasi dimensi kognitif dan afektif dalam pembelajaran mendalam di madrasah. Kurikulum Cinta menekankan nilai-nilai kemanusiaan seperti empati, kasih sayang, dan toleransi sebagai fondasi pendidikan karakter. Sementara itu, pembelajaran mendalam dipilih karena mendorong pemahaman bermakna, reflektif, dan kontekstual. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus di empat madrasah di Jawa Tengah. Hasil menunjukkan bahwa guru mulai menerapkan strategi pembelajaran yang mengaitkan materi dengan kehidupan nyata, mendorong diskusi reflektif, dan membangun keterlibatan emosional siswa. Kendala seperti keterbatasan waktu dan kurangnya pelatihan masih dihadapi, namun integrasi Kurikulum Cinta dan pembelajaran mendalam dinilai potensial dalam membentuk siswa yang cerdas dan berkarakter.
Copyrights © 2026