Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Penerapan Pembelajaran Digital yang Inklusif dan Adaptif di Era Kurikulum Merdeka Anik Munasiroh; Anik Listyawati; Muslihah Muslihah; Endang Titin; Arkanuddin Arkanuddin; Warsito Warsito
JURNAL ILMIAH NUSANTARA Vol. 3 No. 4 (2026): Jurnal Ilmiah Nusantara Juli 2026
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jinu.v3i4.10187

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pembelajaran digital inklusif serta optimalisasi model pembelajaran digital yang fleksibel dalam meningkatkan kualitas dan hasil belajar siswa pada Kurikulum Merdeka. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui studi literatur dan analisis konseptual. Subjek penelitian adalah guru di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 1 Boyolali, Madrasah Tsanawiyah Negeri 8 Boyolali, Madrasah Ibtidaiyah Negeri 10 Boyolali, Madrasah Tsanawiyah Negeri 3 Boyolali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran digital inklusif perlu dilakukan secara sistematis melalui empat langkah utama, yaitu analisis kebutuhan dan karakteristik siswa, perancangan pembelajaran diferensiatif, pemilihan media dan teknologi yang aksesibel, serta evaluasi dan refleksi pembelajaran secara berkelanjutan. Selain itu, optimalisasi pembelajaran digital fleksibel dapat dilakukan melalui empat bentuk, yaitu fleksibilitas waktu dan tempat belajar (asynchronous learning), peningkatan interaksi melalui pembelajaran digital interaktif (synchronous dan collaborative learning), penerapan diferensiasi pembelajaran berbasis teknologi, serta evaluasi dan umpan balik berbasis digital. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran digital yang dirancang secara inklusif dan fleksibel mampu meningkatkan keterlibatan, kemandirian, serta motivasi belajar siswa. Dampaknya tidak hanya terlihat pada peningkatan kualitas proses pembelajaran yang lebih interaktif dan adaptif, tetapi juga pada peningkatan hasil belajar siswa secara kognitif, afektif, dan psikomotorik. Dengan demikian, optimalisasi pembelajaran digital dalam Kurikulum Merdeka menjadi strategi yang efektif dalam mewujudkan pembelajaran yang berpusat pada siswa, inklusif, dan sesuai dengan tuntutan perkembangan teknologi.
Implementasi Kurikulum Cinta: Dimensi Kognitif, Afektif Dalam Pembelajaran Mendalam Zulia Nugrahaningsih; Amir Thoha; Sugimin Sugimin; Haris Mahmud; Endang Listyowati; Anik Listyawati
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 3 No. 5 (2026): Oktober
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v3i5.11849

Abstract

Penelitian ini mengkaji implementasi Kurikulum Cinta melalui integrasi dimensi kognitif dan afektif dalam pembelajaran mendalam di madrasah. Kurikulum Cinta menekankan nilai-nilai kemanusiaan seperti empati, kasih sayang, dan toleransi sebagai fondasi pendidikan karakter. Sementara itu, pembelajaran mendalam dipilih karena mendorong pemahaman bermakna, reflektif, dan kontekstual. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus di empat madrasah di Jawa Tengah. Hasil menunjukkan bahwa guru mulai menerapkan strategi pembelajaran yang mengaitkan materi dengan kehidupan nyata, mendorong diskusi reflektif, dan membangun keterlibatan emosional siswa. Kendala seperti keterbatasan waktu dan kurangnya pelatihan masih dihadapi, namun integrasi Kurikulum Cinta dan pembelajaran mendalam dinilai potensial dalam membentuk siswa yang cerdas dan berkarakter.