Transformasi digital di perusahaan saat ini memerlukan kesiapan sumber daya manusia (SDM) yang tidak hanya terfokus pada penguasaan teknologi, tetapi juga perubahan budaya kerja dan pola pikir. PT. Daya Cipta Kemasindo (DCK) sebagai perusahaan yang tengah menjalani transformasi digital menghadapi tantangan dalam menyiapkan SDM yang siap beradaptasi dengan sistem digital baru. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi pengembangan SDM yang diterapkan perusahaan sebagai pendukung transformasi pelayanan digital. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, yang melibatkan wawancara mendalam dengan informan dari divisi Human Resources, Customer Service, IT, dan pelanggan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan analisis dokumentasi terkait pelatihan dan kebijakan pengembangan SDM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun PT. DCK telah menginisiasi pelatihan digital, implementasinya masih bersifat dasar dan tidak berkelanjutan. Sinergi antara divisi HR dan IT dalam merancang pelatihan juga belum optimal. Selain itu, meskipun pelanggan mengapresiasi kemajuan sistem digital, mereka mengharapkan peningkatan kualitas interaksi dengan staf yang lebih responsif dan profesional. Penelitian ini menyarankan perusahaan untuk memperkuat pelatihan berbasis peran, mempererat kolaborasi antara HR dan IT, serta memperkuat budaya kerja digital untuk mendukung transformasi digital yang lebih efektif
Copyrights © 2026