Subjektivitas dalam nilai wajar instrumen keuangan menjadi salah satu tantangan dalam penyusunan laporan keuangan karena melibatkan pertimbangan profesional dan berbagai asumsi. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko salah saji serta memengaruhi kualitas audit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis subjektivitas nilai wajar instrumen keuangan terhadap kualitas audit berdasarkan hasil penelitian terdahulu. Metode yang digunakan adalah kajian literatur dengan menelaah berbagai jurnal ilmiah nasional yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa tingginya subjektivitas dalam nilai wajar dapat meningkatkan kompleksitas proses audit sehingga auditor dituntut memiliki kompetensi, independensi, dan skeptisisme profesional yang memadai. Selain itu, kualitas audit dii oleh ketepatan prosedur audit dalam mengevaluasi kewajaran yang disusun oleh manajemen. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi akademisi, auditor, dan peneliti selanjutnya dalam memahami hubungan antara subjektivitas nilai wajar instrumen keuangan dan kualitas audit
Copyrights © 2026