Perkembangan lingkungan bisnis global telah mendorong perubahan paradigma dalam praktik akuntansi yang tidak lagi hanya berorientasi pada penyajian informasi keuangan, tetapi juga memperhatikan aspek keberlanjutan yang mencakup dimensi ekonomi, sosial, dan lingkungan. Kondisi tersebut menuntut adanya pengembangan teori akuntansi yang mampu menghasilkan pelaporan keuangan yang lebih komprehensif, transparan, dan relevan bagi berbagai pemangku kepentingan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan teori akuntansi berbasis nilai keberlanjutan sebagai paradigma baru dalam meningkatkan kualitas pelaporan keuangan. Penelitian menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui penelaahan berbagai artikel ilmiah, buku, standar akuntansi, serta dokumen resmi yang berkaitan dengan teori akuntansi, sustainability accounting, dan pelaporan keberlanjutan. Analisis dilakukan dengan mengidentifikasi, membandingkan, dan mensintesis berbagai konsep serta hasil penelitian terdahulu sehingga diperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai perkembangan teori akuntansi berbasis keberlanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai keberlanjutan ke dalam pengembangan teori akuntansi mampu memperluas fungsi pelaporan keuangan dari sekadar penyedia informasi ekonomi menjadi media pertanggungjawaban perusahaan terhadap dampak sosial dan lingkungan. Selain meningkatkan transparansi dan akuntabilitas, paradigma ini juga mendorong perusahaan menghasilkan informasi yang lebih berkualitas, relevan, andal, serta mendukung pengambilan keputusan yang berorientasi pada pembangunan berkelanjutan. Dengan demikian, teori akuntansi berbasis nilai keberlanjutan memiliki potensi menjadi paradigma baru dalam pengembangan sistem pelaporan keuangan di masa depan