Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan dan mengevaluasi berbagai risiko kegagalan pada Hydraulic Powerpack yang digunakan pada mesin Carrousel Weinig di PT A.W. Faber-Castell Indonesia. Dengan menggunakan metode FMEA, memungkinkan untuk mengidentifikasi secara sistematis terhadap mode kegagalan, penyebabnya, serta dampaknya terhadap keseluruhan sistem. Berdasarkan hasil analisis, ditemukan sejumlah potensi kegagalan signifikan dengan nilai Risk Priority Number (RPN) tertinggi. Beberapa diantaranya meliputi kegagalan motor listrik yang di akibatkan bearing motor macet dan lifetime relay, yang masing-masing mencapai nilai RPN sebesar 72. Rekomendasi perbaikan difokuskan pada tindakan preventif seperti peningkatan frekuensi inspeksi, penggantian komponen secara berkala, dan pelatihan teknisi pemeliharaan. Melalui penerapan FMEA, perusahaan dapat meminimalkan risiko kerusakan sistem, meningkatkan efisiensi mesin, serta memperpanjang umur pakai peralatan.
Copyrights © 2026