Penelitian ini bertujuan mensimulasikan desain alat uji crashworthiness dengan metode drop test untuk spesimen berukuran 25×25 cm. Crashworthiness adalah kemampuan struktur menyerap energi benturan guna meningkatkan keselamatan pada bidang otomotif dan teknik struktur. Untuk memperoleh hasil pengujian optimal, dilakukan simulasi desain guna menentukan rangka yang sesuai dan aman. Simulasi bertujuan mengetahui serta mengevaluasi kekuatan rangka melalui parameter tegangan, defleksi, dan faktor keamanan. Alat dirancang dengan komponen utama berbahan baja AISI 1045 dan dianalisis menggunakan perangkat lunak SolidWorks melalui metode FEA (Finite Element Analysis) pada uji pembebanan statik. Variasi ketinggian jatuh bola baja impaktor dibuat dari 1 m hingga 6 m dengan interval 1 m. Hasil simulasi menunjukkan seluruh komponen, yaitu rangka utama, poros penyangga pegas, dan dudukan spesimen, memiliki tegangan di bawah batas ijin bahan () 202,5 mpa, defleksi sangat kecil (<0,1 mm), dan faktor keamanan di atas 4. Desain dinyatakan aman, kaku, dan tidak menimbulkan kesalahan pengukuran signifikan. Perubahan parameter terhadap ketinggian jatuh menunjukkan struktur mampu menyerap energi tumbukan secara efisien melalui deformasi elastis dominan, sehingga layak digunakan untuk uji crashworthiness.
Copyrights © 2026