Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh brand image, electronic word of mouth dan online customer review terhadap keputusan pembelian kosmetik luxcrime pada aplikasi shopee di Banda Aceh. Metode analisis yang digunakan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pembeli kosmetik luxcrime di Banda Aceh. Sampel penelitian ditetapkan sebanyak 96 pelanggan. Ukuran sampel ditentukan berdasarkan rumus Rao Purba. Penarikan sampel dilakukan menggunakan Non-probability Sampling dengan metode purposive sampling. Data yang digunakan adalah data primer yang dikumpulkan dengan pembagian kuesioner. Teknik analisis menggunakan regresi linier berganda. Instrumen kuesioner di uji validitas (Rhitung 0,710–0,868 > Rtabel 0,2006) dan uji reliabilitas (Cronbach’s Alpha 0,753–0,888 > 0,60) sehingga indikator dinyatakan valid dan reliabel. Teknik analisis data menggunakan regresi linier berganda yang menghasilkan Y = 0,444 + 0,324X1 +0,154X2 +0,411X3 + e. Hasil uji t menunjukkan brand image (t = 3,997; β = 0,154; sig. 0,001 dan online customer review (t = 3,549; β = 0,411; sig. 0,001 berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian di e-commerce shopee. Sedangkan electronic word of mouth (t = 1.605; β = 0,154; sig. 0,112 tidak berpengaruh secara signifikan terhadap keputusan pembelian kosmetik Luxcrime pada aplikasi Shopee. Selanjutnya secara simultan uji F memperoleh Fhitung 40,962 >Ftabel 2,70 dengan sig. 0,001. Nilai Adjusted R Square adalah 0,558 menunjukan semua variabel tersebut 55,8%, dapat diartikan perubahan pada keputusan pembelian ditentukan oleh brand image, electronic word of mouth dan online costomer review, sedangkan sisanya 44,2% ditentukan oleh variabel lain diluar model penelitian.
Copyrights © 2025