Tuberkulosis (TB) masih menjadi salah satu penyakit infeksi menular utama di dunia, dengan sekitar 10 juta kasus baru setiap tahun. Segmentasi paru secara otomatis dari citra chest X-ray (CXR) merupakan tahap prapemrosesan penting bagi sistem diagnosis berbantuan komputer. Penelitian ini menyajikan analisis komparatif empat arsitektur deep learning untuk segmentasi paru TB pada dataset CXR Shenzhen Hospital (n=662), dengan mengevaluasi lebih dari 30 metrik kinerja yang mencakup klasifikasi, kualitas segmentasi, dan metrik lanjutan. Empat arsitektur yang dibandingkan adalah U-Net klasik, U-Net+ResNet, RNGU-Net, dan MobileNetV2-UNet, menggunakan validasi silang 5-fold serta uji signifikansi statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa RNGU-Net memberikan kinerja paling seimbang di antara keempat arsitektur, dengan akurasi 97,38%, recall 92,89%, dan F1-Score 94,59%, disertai tingkat false negative terendah (7,11%) dan kalibrasi kepercayaan terbaik (ECE=0,0385). U-Net menawarkan waktu pelatihan tercepat (4,20 menit) dengan pengorbanan akurasi yang minimal, sedangkan MobileNetV2-UNet menunjukkan penurunan recall yang signifikan (81,35%) sehingga membatasi kesesuaiannya untuk konteks klinis. Temuan ini memberikan rekomendasi berbasis bukti untuk penerapan segmentasi TB berbasis AI pada fasilitas layanan kesehatan dengan sumber daya terbatas.
Copyrights © 2026