Kemajuan teknologi informasi mendorong organisasi untuk menerapkan sistem informasi yang terstruktur dan terintegrasi guna meningkatkan efisiensi pemrosesan data. Penelitian ini bertujuan menelaah peran Data Flow Diagram (DFD) dan Entity Relationship Diagram (ERD) dalam perancangan basis data sistem informasi berdasarkan kajian literatur. Fokus kajian diarahkan pada fungsi DFD dalam pemodelan proses, fungsi ERD dalam pemodelan struktur data, serta keterkaitan keduanya dalam menjaga konsistensi rancangan sistem informasi. Metode yang digunakan adalah studi pustaka yang menelaah berbagai jurnal terkait pemodelan sistem dan struktur basis data di bidang akademik, bisnis, pergudangan, perpustakaan, dan pelayanan masyarakat. Temuan penelitian menunjukkan bahwa DFD sangat penting untuk memvisualisasikan aliran data, pemrosesan informasi, dan persyaratan sistem secara sistematis guna meminimalkan masalah proses. Sebaliknya, ERD digunakan untuk menggambarkan hubungan antar variabel dalam basis data guna menilai keakuratan, konsistensi, dan efisiensi pengumpulan data. Integrasi DFD dengan ERD dapat menghasilkan struktur data yang lebih terorganisir, mengurangi redundansi data, meningkatkan akurasi informasi, dan meningkatkan efektivitas sistem informasi modern. Dengan demikian, penggunaan DFD dan ERD secara komprehensif menjadi strategi yang efektif untuk mengoptimalkan sistem berbasis data.
Copyrights © 2026