Di berbagai daerah, klub-klub dan akademi-akademi basket semakin banyak bermunculan untuk mencetak atlet-atlet muda berbakat. Namun, di tengah semakin populernya olahraga basket, tantangan dalam pembinaan masih cukup kompleks. Salah satu permasalahan utamanya adalah ketimpangan kualitas pembinaan antara daerah yang memiliki infrastruktur memadai dengan daerah yang masih minim fasilitas. Selain itu, sistem pembinaan di Indonesia masih menghadapi tantangan dalam hal kesinambungan jenjang pembinaan dari PAUD hingga jenjang profesional. Meskipun sudah ada program seperti Liga Mahasiswa (LIMA) dan Liga Basket Pengembangan (DBL) yang menjadi wadah bagi pemain-pemain muda untuk berkompetisi, namun transisi dari jenjang junior ke jenjang profesional masih belum optimal.
Copyrights © 2026