Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan Automatic Adjustment sebagai instrumen pengendali belanja operasional pada LPP RRI Gorontalo serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan data dari wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan terdiri dari pimpinan satuan kerja dan pelaksana fungsi keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan dilaksanakan melalui penetapan pagu efektif, revisi TOR dan RAB, penyesuaian kegiatan, serta verifikasi berlapis sebelum realisasi belanja. Kebijakan ini memperkuat disiplin anggaran, tetapi menambah beban administrasi dan membatasi fleksibilitas operasional. Faktor pendukung meliputi komunikasi formal, komitmen pimpinan, kompetensi SDM, dan budaya kepatuhan. Hambatan utama meliputi keterlambatan informasi teknis, revisi berulang, keterbatasan anggaran, dan belum tersedianya SOP khusus.
Copyrights © 2026