Fakta bahwa kemandirian siswa dalam belajar matematika masih relatif rendah, dibuktikan dengan kurangnya inisiatif, ketergantungan yang besar pada guru, dan kurangnya akuntabilitas dalam menyelesaikan tugas, menjadi motivasi penelitian ini. Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL) merupakan salah satu strategi pengajaran yang dianggap mampu meningkatkan kemandirian belajar, terutama jika disertai dengan film edukatif. Dengan demikian, tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki bagaimana kemandirian siswa dalam belajar matematika dipengaruhi oleh penggunaan pendekatan PBL dengan penggunaan video pembelajaran. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif, quasi-eksperimental, yaitu desain kelompok kontrol non-ekuivalen. Populasi penelitian terdiri dari seluruh siswa kelas delapan SMP Negeri 1 Anak Ratu Aji pada tahun ajaran 2025–2026. Kelas VIII-A berfungsi sebagai kelompok kontrol dan kelas VIII-B sebagai kelompok eksperimen dalam sampel. Nilai t_hitung = 2,925, yang lebih besar dari t_tabel = 1,670, dan nilai p-value sebesar 0,002, yang kurang dari 0,05, menunjukkan bahwa penggunaan pendekatan PBL yang didukung oleh video pembelajaran memiliki dampak signifikan terhadap kemandirian belajar siswa. Hasil ini menyiratkan bahwa kemandirian siswa dalam belajar matematika dapat berhasil ditingkatkan dengan memasukkan video pendidikan ke dalam pendekatan pembelajaran berbasis masalah.
Copyrights © 2026