Rendahnya keterkaitan antara konsep IPA dengan pengalaman peserta nyata menyebabkan pembelajaran di sekolah dasar belum sepenuhnya mampu membangun pemahaman konsep secara optimal. Salah satu alternatif yang dapat diterapkan adalah model Contextual Teaching and Learning (CTL) yang dipadukan dengan kegiatan praktikum. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi model CTL berbasis praktikum pada pembelajaran IPA di kelas IV SD Pahoa Kabupaten Tangerang, sekaligus mengidentifikasi keterlibatan siswa serta faktor-faktor yang mendukung dan menghambat pelaksanaannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, serta analisis dokumen yang meliputi modul pembelajaran, Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD), hasil pekerjaan siswa, foto kegiatan, dan catatan lapangan. Analisis dilakukan menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan SaldaƱa melalui tahapan kondensasi data, penyajian data, serta kesimpulan dan verifikasi kesimpulan. Keabsahan temuan diperkuat melalui triangulasi dan member check. Hasil penelitian presentasi bahwa integrasi CTL dengan praktikum mampu meningkatkan keaktifan, kolaborasi, dan keterampilan proses sains peserta didik. Dokumentasi pembelajaran memperkuat hasil observasi dan wawancara yang menunjukkan peningkatan pemahaman konsep transportasi udara pada tumbuhan melalui pengalaman belajar langsung. Meskipun masih terdapat kendala pada penguasaan bahasa Inggris dan konsentrasi beberapa siswa, model ini mampu menciptakan pembelajaran IPA yang lebih kontekstual, bermakna, dan berpusat pada peserta didik.
Copyrights © 2026