Jumlah lulusan SMK di Jakarta Timur rata-rata 18.200 sampai 27.000 siswa setiap tahunnya, dan yang terserap oleh Inudstri menurutt BPS Jakarta tahun 2025 hanya 9%, padahal Jakarta Timur merupakan perbatasan dengan Kawasan Industri terbesar di Indonesia yaitu : Lippo Cikarang, Hyundai, EJIP, Delta Silicon, Jababeka. Keterbatasan daya serap industri tersebut melahirkan gagasan bagi Tim Dosen untuk membuat pengabdian kepada masyarakat di SMK Dinamika Pembangunan 1 Cakung Jakarta Timur yang sudah dilaksanakan Juni 2026. Workshop dilaksanakan dengan pendekatan Asset Based Community Development (ABCD), yang mengoptimalkan potensi dan sumber daya lokal peserta. Materi meliputi pemahaman kewirausahaan, prospek usaha, rancangan produk, value proposition, riset pasar, analisa biaya produksi, dan penentuan harga jual. Peserta yang hadir sebanyak 40 siswa dari alumni SMK Dinamika Pembangunan 1 Lulusan tahun 2024 – 2025, dimana setelah mengikuti workshop diharapkan mampu memahami konsep kewirausahaan secara menyeluruh, melakukan riset pasar, serta merancang dan menganalisa usaha yang berkelanjutan. Ide-ide usaha seperti kuliner, kerajinan, dan jasa digital muncul sebagai peluang yang potensial. Sehingga dengan kegiatan ini dapat memberdayakan potensi lokal, serta berkontribusi dalam pengurangan pengangguran dan pengembangan usaha mandiri yang inovatif di kalangan pelajar
Copyrights © 2026