Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Studi Kelayakan Bisnis Rental Drone Pertanian dengan Pendekatan Model Komersialisasi Goldsmith Nida An Khofiyah; Era Febriana Aqidawati; Siti Rahayu
G-Tech: Jurnal Teknologi Terapan Vol 7 No 4 (2023): G-Tech, Vol. 7 No. 4 Oktober 2023
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat, Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33379/gtech.v7i4.3219

Abstract

Bisnis drone di Indonesia sudah mulai berkembang pesat, baik drone yang digunakan untuk fotografi, pemetaan, ataupun penyemprotan.  Kajian studi kelayakan bisnis rental drone merupakan hal yang penting agar dalam pengambilan kebijakan untuk percepatan komersialisasi menjadi tepat sasaran. Tujuan penelitian adalah menilai kelayakan bisnis rental drone di Indonesia pada aspek teknis, pasar dan bisnis. Metode yang digunakan pada penelitian ini menggunakan pendekatan model komersialisasi Goldsmith. Didapatkan hasil penelitian bahwa pada aspek teknis telah dilakukan analisis regulasi penggunaan drone, proses bisnis rental drone, model bisnis yang dapat digunakan. Pada aspek pasar dilakukan analisa pemetaan kebutuhan market dan target market. Aspek bisnis dilakukan analisa kelayakan investasi dengan metode Payback Period, dan diperoleh hasil perhitungan kelayakan investasi ini dengan jangka waktu pengembalian modal selama 3 tahun 7 bulan. Maka dari studi kelayakan bisnis rental drone ini dikatakan layak secara teknis, pasar dan bisnis.
Improvement of Change Over Time of Cage Press Machine in Bearing Production at PT. XYZ Using the SMED Method Riri Nur Fadilah; Siti Rahayu; Fibi Eko Putra
G-Tech: Jurnal Teknologi Terapan Vol 9 No 2 (2025): G-Tech, Vol. 9 No. 2 April 2025
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat, Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/gtech.v9i2.6797

Abstract

PT. XYZ is a manufacturing company with its production, namely bearings, both from small to large sizes. The growth of bearing sales interest is increasing every year, therefore PT XYZ must be able to adjust to the needs of consumers. This causes many types of bearings that must be produced by PT XYZ, this type change affects the time in the machine change over process. This research was carried out with the aim of reducing the time used for the machine change over process, especially on the chage press machine which has been seen through patchwok data. The improvements made are by using the PDCA and SMED methods, to be able to find out what factors are the cause of the long change over and also how to reduce the time in the change over process of the machine, With the implementation of SMED PT. XYZ managed to reduce the time from 1 hour 9 minutes 56 seconds to 9 minutes 1 second with a time reduction of 1 hour 55 seconds or equivalent to 87.85%. Thus, this SMED method can be used to improve engine change time to make it faster.
EVALUASI KINERJA PEMASOK DI PT XYZ DENGAN MENGGUNAKAN METODE GABUNGAN PURCHASING PORTOFOLIO MATRIX (PPM) DAN SUPPLIER POTENTIAL MATRIX (SPM) Satria Bagus Aji; Siti Rahayu; Tri Ngudi Wiyatno
G-Tech: Jurnal Teknologi Terapan Vol 9 No 2 (2025): G-Tech, Vol. 9 No. 2 April 2025
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat, Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/gtech.v9i2.6822

Abstract

The FMCG manufacturing industry faces complex challenges in the supply chain, where supplier performance evaluation is a crucial factor in maintaining production continuity. PT XYZ currently conducts supplier evaluations in a general manner without considering specific segmentation, making it less effective in identifying strategic suppliers and managing risks. The Purchasing portfolio matrix classifies raw materials into strategic, leverage, bottleneck and non-critical groups based on supply risk and profit impact. Meanwhile, the Supplier Potential Matrix (SPM) adds the dimensions of supplier capability and willingness in innovation and collaboration. The combination of these two methods can enhance the effectiveness of supplier evaluation, support procurement strategies, and ensure more optimal business relationships. The weighting of each criterion will be carried out using the Best-Worst Method. Next, the scoring process is conducted based on 13 agreed criteria for each evaluated supplier, totaling 148 suppliers. The results of data processing will be used for segmentation using a hybrid PPM-SPM model. Recommendations are provided for selecting the appropriate supplier relationship management strategy for each supplier segment.
Analisis Peningkatan Overall Equipment Effectiveness (OEE) Mesin Surface Mount Technology (SMT) Melalui Failure Mode And Effect Analysis (FMEA) Alex Saputra; Siti Rahayu; Hasyrani Windyatri
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 2 No. 3 (2023): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i3.788

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas mesin Surface Mount Technology (SMT) di PT Sharp Elektronik Indonesia melalui pendekatan Overall Equipment Effectiveness (OEE) dan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Berdasarkan data operasional periode Juni–Agustus 2024, rata-rata nilai OEE tercatat sebesar 56,8%, jauh di bawah standar industri sebesar 85%. Penurunan ini terutama disebabkan oleh rendahnya nilai Availability dan Performance, yang dipicu oleh waktu henti mesin yang tinggi serta kecepatan operasi yang tidak optimal. Untuk mengidentifikasi akar penyebab dan menentukan prioritas perbaikan, metode FMEA diterapkan dengan menghitung Risk Priority Number (RPN) dari setiap mode kegagalan. Hasil analisis menunjukkan bahwa downtime mesin merupakan penyebab utama dengan nilai RPN tertinggi, diikuti oleh faktor kesalahan operator dan keterlambatan pasokan bahan baku. Berdasarkan temuan tersebut, strategi perbaikan difokuskan pada peningkatan program pemeliharaan, pelatihan operator, dan efisiensi rantai pasok. Setelah implementasi perbaikan pada Oktober–Desember 2024, nilai OEE meningkat menjadi 77%, menandakan keberhasilan intervensi yang dilakukan. Integrasi OEE dan FMEA dalam penelitian ini memberikan pendekatan sistematis dan berbasis data yang efektif dalam mendukung peningkatan kinerja operasional mesin. Penelitian ini juga berkontribusi dalam pengembangan praktik manajemen perawatan di industri manufaktur elektronik Indonesia.
Aggregate Analysis of Packaging Machine Effectiveness Using the OEE Method at PT. XYZ Siti Rahayu; Satria Bagus Aji; Adi Fitra; Syarah Rizkia Feriaty; Tri Ngudi Wiyatno
G-Tech: Jurnal Teknologi Terapan Vol 9 No 4 (2025): G-Tech, Vol. 9 No. 4 October 2025
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat, Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/g-tech.v9i4.8289

Abstract

In today’s competitive manufacturing industry, maintaining high production efficiency and minimizing machine downtime are critical challenges, particularly in the food sector. This study aims to analyze the effectiveness of ten CBP product packaging machines at PT. XYZ using the Overall Equipment Effectiveness (OEE) method. The research employs a quantitative approach based on primary data collected through direct observation and interviews. The OEE method measures machine performance through three indicators: Availability, Performance, and Quality. The results show that the average OEE value from October to December 2023 is 94%, exceeding the world-class standard of 85%. The dominant loss affecting effectiveness was Equipment Failure Losses (50%), followed by Rework and Defect Losses (22% each). These losses are primarily caused by machine wear, material issues, and operator handling errors. The findings indicate that the OEE method serves as an effective tool for monitoring production efficiency and planning preventive maintenance. Regular operator evaluations and standardized maintenance procedures are recommended to sustain high equipment performance levels.
Peningkatan Kualitas Produk Plastik Injeksi Berbasis FMEA-Six Sigma Untuk Meminimalkan Cacat Lolos Ke Customer: (Studi Kasus: PT. Citra Plastik Makmur) Siti Athrotul Muthoharoh; Siti Rahayu; Agus Suwarno
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 5 No. 3 (2026): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i3.2078

Abstract

Industri plastik injeksi masih menghadapi persoalan defect yang lolos ke customer, seperti pada PT. Citra Plastik Makmur yang mencatat 13 klaim dan 150 pcs defect selama Oktober–Desember 2025. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi defect dominan dan penyebabnya, menentukan prioritas risiko, serta menyusun usulan perbaikan melalui integrasi Six Sigma dan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan tahapan DMAIC, didukung diagram pareto, fishbone, dan perhitungan Risk Priority Number. Hasil penelitian mengidentifikasi empat defect dominan—penyok, salah label, chipping, dan salah fisik—dengan total 126 defect dari 25.399 produk dan rata-rata level sigma 3,82; salah label dan salah fisik menjadi prioritas risiko tertinggi. Penyebab defect mencakup proses injection molding, handling, packaging, dan supply yang belum terstandarisasi. Integrasi Six Sigma dan FMEA terbukti efektif menyusun prioritas perbaikan, dengan implikasi praktis berupa penguatan verifikasi, pedoman pemeriksaan, dan standarisasi kerja untuk pengendalian kualitas berkelanjutan.
WORKSHOP BUSINESS PLAN DI PANTI ASUHAN YAYASAN BAROKAH AMANAH MUSTAQBAL Siti Rahayu; Nida An Khofiyah; Sugeng Budi Rahardjo; Rudy Effendi Listyanto; Supriyati Supriyati
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 4 No. 3 (2026): Juni
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v4i3.2807

Abstract

Pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat bertujuan untuk meningkatkan minat, motivasi, dan keterampilan berwirausaha kepada anak panti asuhan. Pelatihan Workshop Pembuatan Business plan juga ditujukan untuk melatih kemandirian finansial sejak dini pada anak. Workshop dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 3 Mei 2025 pada pukul 13.00 – 15.00 WIB di Panti Asuhan Yayasan Barokah Amanah Mustaqbal di Karawang dan diikuti oleh 15 anak. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan dua tahap, yaitu tahap I pemberian materi kewirausahaan dan tahap 2 mengadakan workshop pembuatan business plan. Workshop dimulai dengan pemberian materi. Materi yang diberikan meliputi Identitas kelompok usaha Nama kelompok usaha, Bidang Usaha, Jenis Produk, Alamat/lokasi tempat usaha, Penjelasan Produk, Bahan dan ketersediaannya, Cara produksi, Peluang Bisnis, Sasaran dan Target Pasar, Analisa lingkungan Gambaran umum pasar, Peluang, Strategi pemasaran Strategi harga, Strategi promosi, Strategi distribusi, Tujuan Bisnis, Perkiraan Pembiayaan. Selama workshop berlangsung, anak-anak terlihat sangat antusias dan bersemangat. Hasil dari workshop ini diharapkan anak-anak dapat membuat business plan dengan baik dan benar. Untuk PKM selanjutnya disarankan untuk melakukan pendampingan sampai dengan pembuatan business plan selesai dan layak digunakan.
An Implementation Analysis of AHP-TOPSIS and Music-3D for Optimizing Spare Part Inventory Control (Case Study: PT. Bati) Kelvin Leo; Siti Rahayu; Tri Ngudi Wiyatno
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 11 No 1 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jti.v11i1.36786

Abstract

This study proposes an integrated spare part inventory control decision-making model using AHP-TOPSIS and MUSIC-3D. While previous studies applied these methods independently, this research combines them within a general trading context to address procurement prioritization and inventory segmentation. AHP was used to assign weights to three inventory criteria: annual consumption (ABC), turnover rate (FSN), and unit price (HML). These weights informed the TOPSIS ranking of 50 spare parts, identifying high-priority items such as MRCT 430 and WLOR XR96. MUSIC-3D further classified items into 16 multidimensional categories to support differentiated control strategies. A one-month implementation at PT. BATI demonstrated improvements in stock control and cost efficiency. The model provides a structured, scalable framework for companies facing high inventory complexity. Keywords: Inventory Management, AHP, TOPSIS, MUSIC-3D, Spare parts, Multi-Criteria Decision Making
Penyuluhan Teknik Evaluasi Kinerja Melalui Pendekatan 5 Dimensi Kualitas Jasa/Servqual Di Sekolah Taman Kanak-Kanak Cikarang Selatan Supriyati Supriyati; Adi Rusdi Widya; Siti Rahayu; Nisa Nurhidayanti; Ikhsan Romli
Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9 No 1 (2025): Amaliah Jurnal: Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPI UMN AL WASHLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/ajpkm.v9i1.4635

Abstract

This community service activity aims to improve the quality of educational services at Kindergarten Schools (TK) in South Cikarang through performance evaluation techniques based on the SERVQUAL method. The main problem identified was that there had been no systematic measurement of the quality of educational services at the school. The SERVQUAL method was used with five main dimensions, namely Reliability, Responsiveness, Assurance, Empathy, and Tangibles. The activity began with observations and interviews with the school to understand the initial conditions of the service. Furthermore, training and counseling were carried out for the school regarding the importance of performance evaluation and the use of questionnaires based on the five dimensions of service quality. The evaluation results showed a gap between parents' expectations and perceptions of the services provided. This gap is used as a basis for priority service improvements, especially in dimensions with the largest differences. This activity provides benefits for schools in improving and enhancing the quality of education in a sustainable manner and involving the active role of parents in the evaluation process
Pelatihan Entrepreneurship bagi Alumni SMK Dinamika Pembangunan I Jakarta untuk Meningkatkan Jiwa Wirausaha dan Kemandirian Ekonomi Sugeng Budi Rahardjo; Siti Rahayu; Alfred Satyahadi
VIDHEAS: Jurnal Nasional Abdimas Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2026): Juni
Publisher : VINICHO MEDIA PUBLISINDO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jumlah lulusan SMK di Jakarta Timur rata-rata 18.200 sampai 27.000 siswa setiap tahunnya, dan yang terserap oleh Inudstri menurutt BPS Jakarta tahun 2025 hanya 9%, padahal Jakarta Timur merupakan perbatasan dengan Kawasan Industri terbesar di Indonesia yaitu : Lippo Cikarang, Hyundai, EJIP, Delta Silicon, Jababeka. Keterbatasan daya serap industri tersebut melahirkan gagasan bagi Tim Dosen untuk membuat pengabdian kepada masyarakat di SMK Dinamika Pembangunan 1 Cakung Jakarta Timur yang sudah dilaksanakan Juni 2026. Workshop dilaksanakan dengan pendekatan Asset Based Community Development (ABCD), yang mengoptimalkan potensi dan sumber daya lokal peserta. Materi meliputi pemahaman kewirausahaan, prospek usaha, rancangan produk, value proposition, riset pasar, analisa biaya produksi, dan penentuan harga jual. Peserta yang hadir sebanyak 40 siswa dari alumni SMK Dinamika Pembangunan 1 Lulusan tahun 2024 – 2025, dimana setelah mengikuti workshop diharapkan mampu memahami konsep kewirausahaan secara menyeluruh, melakukan riset pasar, serta merancang dan menganalisa usaha yang berkelanjutan. Ide-ide usaha seperti kuliner, kerajinan, dan jasa digital muncul sebagai peluang yang potensial. Sehingga dengan kegiatan ini dapat memberdayakan potensi lokal, serta berkontribusi dalam pengurangan pengangguran dan pengembangan usaha mandiri yang inovatif di kalangan pelajar