Perubahan iklim menjadi tantangan dalam budidaya jagung karena menyebabkan ketidakpastian musim tanam, penurunan produktivitas, dan meningkatnya risiko serangan organisme pengganggu tanaman. Kondisi tersebut juga dihadapi oleh kelompok tani di Desa Tumpatan Nibung, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang, yang masih memiliki keterbatasan dalam penerapan teknologi budidaya jagung adaptif iklim. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani melalui penerapan teknologi budidaya jagung adaptif iklim guna mendukung peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani. Metode yang digunakan adalah pendekatan pemberdayaan partisipatif melalui identifikasi kebutuhan mitra, penyuluhan, pelatihan, demonstrasi plot (demplot), pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Teknologi yang diperkenalkan meliputi penggunaan varietas unggul adaptif, pemupukan berimbang, pemanfaatan pupuk organik, konservasi tanah dan air, serta Pengendalian Hama Terpadu (PHT). Program ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas petani dalam menerapkan teknologi budidaya yang lebih adaptif terhadap perubahan iklim, memperkuat kelembagaan kelompok tani, serta mendorong peningkatan produktivitas, efisiensi usaha tani, dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026