Perkembangan teknologi informasi telah mendorong perguruan tinggi untuk mengimplementasikan pembelajaran berbasis digital sebagai bagian dari proses pendidikan. Pembelajaran digital memungkinkan mahasiswa mengakses materi pembelajaran secara fleksibel melalui berbagai platform daring. Namun, efektivitas pembelajaran berbasis digital perlu dievaluasi secara komprehensif agar tujuan pembelajaran dapat tercapai secara optimal. Evaluasi pembelajaran dapat dilakukan melalui teknik tes dan non-tes yang berfungsi untuk mengukur pencapaian hasil belajar serta aspek afektif dan partisipatif mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pembelajaran berbasis digital melalui penerapan teknik tes dan non-tes pada mahasiswa perguruan tinggi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik studi kepustakaan. Data diperoleh dari berbagai sumber seperti jurnal ilmiah, buku, artikel akademik, dan hasil penelitian terdahulu yang relevan dengan evaluasi pembelajaran digital. Hasil kajian menunjukkan bahwa teknik tes, seperti kuis daring, ujian online, dan tugas akademik, efektif dalam mengukur aspek kognitif mahasiswa. Sementara itu, teknik non-tes, seperti observasi, angket, wawancara, dan penilaian partisipasi, mampu memberikan gambaran yang lebih luas mengenai motivasi, keterlibatan, dan kepuasan mahasiswa selama proses pembelajaran. Kombinasi kedua teknik tersebut menghasilkan evaluasi yang lebih komprehensif dan objektif. Oleh karena itu, penerapan teknik tes dan non-tes secara terpadu dapat meningkatkan kualitas evaluasi pembelajaran berbasis digital. Hasil evaluasi yang akurat dapat menjadi dasar bagi dosen dan institusi pendidikan dalam mengembangkan strategi pembelajaran yang lebih efektif dan sesuai dengan kebutuhan mahasiswa di era digital.
Copyrights © 2026