HIV/AIDS merupakan salah satu masalah kesehatan yang masih menjadi perhatian global, khususnya pada kelompok berisiko seperti lelaki seks lelaki (LSL). Tingkat pengetahuan mengenai HIV/AIDS diharapkan dapat memengaruhi sikap individu dalam melakukan pencegahan HIV/AIDS. Namun, sikap pencegahan HIV/AIDS tidak hanya dipengaruhi oleh pengetahuan, tetapi juga oleh faktor sosial dan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan sikap pencegahan HIV/AIDS pada kelompok lelaki seks lelaki (LSL) di Kota Palu. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah kelompok lelaki seks lelaki (LSL) di Kota Palu. Sampel penelitian berjumlah 30 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner tingkat pengetahuan dan sikap pencegahan HIV/AIDS. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan baik sebanyak 18 responden (60,0%) dan sikap pencegahan HIV/AIDS positif sebanyak 21 responden (70,0%). Hasil uji statistik diperoleh nilai p = 0,944 (p > 0,05), yang menunjukkan tidak terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dengan sikap pencegahan HIV/AIDS pada kelompok lelaki seks lelaki (LSL) di Kota Palu. Kesimpulan penelitian ini adalah tidak terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dengan sikap pencegahan HIV/AIDS pada kelompok lelaki seks lelaki (LSL) di Kota Palu.
Copyrights © 2026