Potensi desa berbasis bioflok terletak pada kemampuannya dalam meningkatkan produksi perikanan air tawar secara berkelanjutan, menciptakan peluang usaha baru, serta meningkatkan pendapatan masyarakat. Teknologi bioflok memungkinkan budidaya ikan dengan kepadatan tinggi, kualitas air yang terjaga, serta mendukung diversifikasi produk dan peningkatan nilai tambah hasil perikanan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kelompok bioflok dalam mengolah ikan nila menjadi berbagai produk bernilai ekonomi, seperti nugget, stik ikan, dan pempek. Metode pelaksanaan dilakukan melalui penyuluhan, demonstrasi, dan pelatihan praktik pengolahan ikan nila. Evaluasi kegiatan dilakukan menggunakan angket kepuasan peserta untuk mengukur tingkat pemahaman, manfaat kegiatan, dan kepuasan terhadap pelaksanaan pelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu mempraktikkan pembuatan berbagai produk olahan ikan nila, memahami teknik pengemasan produk, serta memberikan respons positif terhadap pelaksanaan pelatihan berdasarkan hasil angket kepuasan. Diversifikasi olahan ikan nila melalui pemanfaatan bioflok diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah hasil budidaya, membuka peluang usaha baru, serta mendukung ketahanan pangan masyarakat.
Copyrights © 2026