COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Vol. 6 No. 2 (2026)

PENDAMPINGAN PENENTUAN WILAYAH PRIORITAS PENANGGULANGAN KEMISKINAN BERBASIS PEMETAAN SPASIAL DI KABUPATEN SERAM BAGIAN BARAT

Pahrul Idham Kaliky (Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Pattimura)
Andiah Nurhaeny (Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik, Universitas Pattimura)



Article Info

Publish Date
21 Jul 2026

Abstract

ABSTRACT Fragmented poverty data management across Regional Government Organizations (Organisasi Perangkat Daerah/OPD) has become a major challenge in formulating poverty alleviation policies in West Seram Regency, as it has not provided an integrated spatial perspective for determining priority intervention areas. This condition prompted the implementation of a community assistance program for the Regional Poverty Alleviation Coordination Team (Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah/TKPKD) to identify priority areas through the integration of multidimensional poverty data and spatial analysis. The assistance was conducted using a participatory approach involving data and indicator harmonization across OPDs, verification of sectoral data, multidimensional poverty analysis, thematic and composite mapping, and joint evaluation with project partners. The program resulted in an integrated multidimensional poverty database, a consensus on cross-sectoral indicators, and a composite priority map that serves as a reference for preparing the Regional Poverty Alleviation Plan (Rencana Penanggulangan Kemiskinan Daerah/RPKD). Based on the composite analysis, Huamual, Huamual Belakang, Seram Barat, and Taniwel Districts were identified as Priority I areas for poverty alleviation. These findings demonstrate that integrating multidimensional poverty data with spatial analysis not only improves the identification of priority intervention areas but also strengthens inter-agency coordination and promotes the implementation of evidence-based planning and spatial-based planning to support more integrated, adaptive, and targeted poverty alleviation policies. ABSTRAK Pengelolaan data kemiskinan yang masih terpisah antar-Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menjadi salah satu tantangan dalam penyusunan kebijakan penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Seram Bagian Barat karena belum mampu memberikan gambaran kewilayahan yang terpadu sebagai dasar penentuan prioritas intervensi. Kondisi tersebut mendorong pelaksanaan kegiatan pendampingan bagi Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) untuk menyusun wilayah prioritas melalui integrasi data kemiskinan multidimensi dengan pendekatan spasial. Pendampingan dilaksanakan secara partisipatif melalui harmonisasi data dan indikator lintas OPD, verifikasi informasi sektoral, analisis kemiskinan multidimensi, penyusunan peta tematik dan peta komposit, serta evaluasi bersama mitra. Kegiatan ini menghasilkan basis data kemiskinan multidimensi yang terintegrasi, kesepakatan indikator lintas OPD, dan peta komposit sebagai acuan penyusunan Rencana Penanggulangan Kemiskinan Daerah (RPKD). Berdasarkan analisis komposit, Kecamatan Huamual, Huamual Belakang, Seram Barat, dan Taniwel ditetapkan sebagai wilayah Prioritas I penanggulangan kemiskinan. Temuan tersebut menunjukkan bahwa integrasi data multidimensi dan pendekatan spasial tidak hanya meningkatkan kualitas identifikasi wilayah prioritas, tetapi juga memperkuat koordinasi antarlembaga serta mendorong penerapan evidence-based planning dan spatial-based planning dalam penyusunan kebijakan penanggulangan kemiskinan yang lebih terpadu, adaptif, dan tepat sasaran.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

community

Publisher

Subject

Environmental Science Social Sciences Other

Description

COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat contains writings/articles on the results of thoughts and research results written by teachers, lecturers, experts, scientists, practitioners, and reviewers in all disciplines related to Community ...