Limbah pisang di Desa Maggenrang belum dimanfaatkan secara optimal sehingga berpotensi menimbulkan penumpukan limbah organik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota Kelompok Tani Pao Kalikie dalam mengolah limbah pisang menjadi eco-enzyme. Program dilaksanakan pada Maret–Juni 2026 dan merupakan tindak lanjut kegiatan pengabdian tahun 2023. Peserta terdiri atas 10 orang laki-laki berusia 18–35 tahun. Pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif melalui sosialisasi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Evaluasi dilakukan menggunakan pretest, posttest, dan lembar observasi keterampilan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa persentase capaian pengetahuan meningkat dari 52% pada pretest menjadi 86% pada posttest atau meningkat sebesar 34 poin persentase. Capaian keterampilan peserta mencapai 85,63% dalam kategori sangat baik. Sebanyak 9 dari 10 peserta atau 90% mampu memantau fermentasi, menyaring cairan hasil fermentasi, dan mengemas produk secara mandiri. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan berbasis praktik dan pendampingan berkala mampu memperkuat kapasitas mitra dalam memanfaatkan limbah pisang menjadi eco-enzyme sebagai alternatif pengelolaan limbah organik berbasis sumber daya lokal.
Copyrights © 2026