Pesona Dasar : Jurnal Pendidikan Dasar dan Humaniora
Vol. 14 No. 1 (2026): Edisi April (In Press)

IDENTIFIKASI AWAL DAN SRATEGI PENANGANAN GURU TERHADAP SISWA DENGAN DUGAAN DISLEKSIA DI SDN 23 BANDA ACEH

Martines (Universitas Syiah Kuala)
Putri Dahliana (Unknown)
Miranda Bulqis (Unknown)
Suci Reisma Mentari (Unknown)
Rahmat Iqbal (Unknown)
Agus Kistian (Unknown)



Article Info

Publish Date
22 Jul 2026

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses identifikasi awal dan strategi penanganan guru terhadap siswa dengan dugaan disleksia di kelas IV SDN 23 Banda Aceh. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan subjek guru dan siswa kelas IV. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru mengidentifikasi gejala awal disleksia melalui observasi alami terhadap pola membaca, seperti lambatnya decoding, pembalikan huruf, kesalahan fonologis, dan ketidakkonsistenan dalam menyambung bacaan. Temuan kuesioner memperkuat hasil tersebut, di mana seluruh siswa menunjukkan satu atau lebih gejala yang berkaitan dengan pemrosesan fonologis dan memori kerja verbal, seperti kesulitan membaca kata mirip, mengingat ejaan, serta mengikuti instruksi bertahap. Strategi penanganan yang diterapkan guru meliputi penyederhanaan instruksi, pemberian waktu tambahan, penggunaan pendekatan fonik dan multisensori sederhana, serta dukungan emosional. Penelitian ini menegaskan bahwa identifikasi dini dan intervensi adaptif sangat bergantung pada sensitivitas pedagogis guru serta dukungan kerja sama dengan orang tua. Diperlukan pelatihan dan fasilitas pendukung agar proses identifikasi dan penanganan disleksia dapat dilakukan secara lebih sistematis.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

PEAR

Publisher

Subject

Description

Jurnal Pesona Dasar focuses on educational research, especially research on primary education. It invites educational researchers from all regions of Indonesia to share their knowledge on the development of primary educational research. This journal is published twice a year in April and ...