Xanthomonas oryzae pv. oryzae (Xoo) merupakan bakteri patogen yang menyerang padi dan sulit dikendalikan. Pengendalian hayati kitosan telah banyak dikembangkan dan lebih efektif dalam nanopartikel. Beberapa penelitian yang sudah dilakukan menunjukkan konsentrasi nanopartikel kitosan sebagai antibakteri terhadap Xoo bervariasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi optimal nanopartikel kitosan sebagai antibakteri terhadap Xoo secara in vitro. Penelitian dilakukan optimasi nanopartikel pertama konsentrasi 0,06%; 0,07%; 0,08%; 0,09%; 0,1%. Konsentrasi optimal dioptimasi kedua, kemudian konsentrasi paling optimal dioptimasi ketiga dengan kenaikan 0,005%. Satu mL suspensi Xoo dicampurkan merata dalam 100 mL medium PSA kemudian dituang dalam 5 petri. Paper disc steril diameter 7 mm ditetesi 0,1 mL akuades steril (kontrol 1), asam asetat 1% (kontrol 2), kitosan (CN) di optimasi pertama, dan nanopartikel kitosan (CNP) secara terpisah dan setelah kering diletakkan di medium PSA. Diameter zona hambat (pada jarak cm dari paper disc) diukur pada hari ke-2, 4, 6 setelah perlakuan. Optimasi dilakukan sebanyak 3x. Data dianalisis menggunakan variansi ANOVA aras 0,05. Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi nanopartikel kitosan 0,06% dan 0,08% lebih optimal pada optimasi pertama. Optimasi kedua menunjukkan konsentrasi 0.06% lebih baik dibandingkan 0,08% meskipun tidak berbeda signifikan. Kenaikan konsentrasi 0,005 pada optimasi ketiga tidak menunjukkan perbedaan signifikan terhadap kemampuan antibakterinya.Kata kunci: antibakteri, kitosan nanopartikel, optimasi, Xoo
Copyrights © 2026