Rasa nyeri merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari proses persalinan yang bila tidak dikelola dengan baik akan menimbulkan stress dan kecemasan yang menyebabkan pemanjangan durasi persalinan. Bidan dapat memfasilitasi penggunaan metode non-farmakologis yang dapat mengurangi rasa nyeri seperti pijat endorphin yang sudah terbukti menghasilkan penurunan skor nyeri persalinan sacara signifikan. Evidence based case report ini bertujuan untuk mengetahui apakah pijat endorphin dapat mengurangi nyeri persalinan kala I di Puskesmas Pacet Kabupaten Bandung. Penelusuran pencarian literatur tentang efektifitas pijat endorphin pada ibu bersalin dilakukan di Pubmed, Scient direct dan Google Scholar kata kunci yang digunakan adalah “Pijat endorphin” dan “nyeri persalinan”. Pencarian artikel dibatasi oleh kriteria inklusi yaitu artikel yang diterbitkan 5 tahun terakhir, berupa artikel full text, dan sesuai pertanyaan klinis. Hasil penelitian ditemukan 1 artikel penelitian dengan metode Quasi Experimental oleh Pujiastutik, dkk.yang memenuhi kriteria inklusi dan telah disaring kemudian dianalisis secara kritis yang menunjukkan bukti bahwa pijat endorphin berpengaruh terhadap penurunan nyeri persalinan kala I fase laten. Setelah meninjau secara kritis penelitian, itu dinyatakan valid, penting, dan berlaku untuk pasien. Pijat endorphin terbukti efektif mengurangi nyeri persalinan kala I fase laten.
Copyrights © 2026