KB pasca persalinan metode kontrasepsi jangka panjang merupakan salah satu upaya penting dalam menurunkan angka kehamilan yang tidak direncanakan. Kehamilan yang tidak direncanakan akibat jeda kelahiran yang terlalu dekat dapat berdampak pada kesehatan ibu dan anak. Konseling sejak kehamilan trimester III merupakan momen strategis untuk membentuk kesiapan dan pengambilan keputusan kontrasepsi yang tepat. Strategi Konseling Berimbang (SKB) menjadi pendekatan efektif karena bersifat komunikatif, tidak memihak, dan berbasis kebutuhan klien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh SKB terhadap rencana pemilihan KB pasca persalinan MKJP pada ibu hamil trimester III. Desain penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dan desain one group pre-test and post-test. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah consecutive sampling dengan jumlah responden 48 orang. Alat ukur yang digunakan adalah surat pernyataan rencana pemilihan KBPP. Pengolahan data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan jumlah ibu yang merencanakan pemilihan KB pasca persalinan setelah diberikan konseling dengan SKB, terutama pada metode AKDR. Analisis data menunjukkan adanya pengaruh signifikan dari pemberian SKB terhadap keputusan pemilihan metode kontrasepsi pasca persalinan (p < 0,05). Dapat disimpulkan bahwa Strategi Konseling Berimbang efektif dalam meningkatkan rencana pemilihan KB pasca persalinan pada ibu hamil trimester III. Diharapkan metode ini dapat diterapkan secara lebih luas dalam pelayanan antenatal sebagai salah satu upaya meningkatkan cakupan KB pasca persalinan dan menurunkan risiko kehamilan yang tidak direncanakan. Kata kunci: Strategi Konseling Berimbang, KB Pasca Persalinan, Ibu Hamil Trimester III
Copyrights © 2026