Pengambilan keputusan berbasis data (data-driven decision making) merupakan pendekatan yang semakin penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan, dan akuntabel. Namun, implementasinya pada pemerintah daerah masih menghadapi berbagai tantangan, terutama terkait kualitas data, integrasi sistem informasi, dan kapasitas sumber daya manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara kualitatif proses pengambilan keputusan berbasis data dalam perumusan kebijakan publik di Pemerintah Daerah Kabupaten Buton Tengah serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung dan menghambat implementasinya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi terhadap informan yang dipilih secara purposive sampling, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan SaldaƱa yang meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan data telah menjadi bagian dari proses perumusan kebijakan, terutama dalam penyusunan dokumen perencanaan dan penentuan prioritas pembangunan. Implementasi tersebut didukung oleh komitmen pemerintah daerah, ketersediaan data sektoral, serta pemanfaatan teknologi informasi. Namun, penerapannya masih menghadapi kendala berupa belum terintegrasinya sistem data antarorganisasi perangkat daerah, perbedaan kualitas data, keterbatasan kemampuan analisis aparatur, serta adanya pertimbangan nonteknis dalam proses pengambilan keputusan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan tata kelola data, peningkatan kapasitas aparatur, pengembangan sistem informasi yang terintegrasi, dan penguatan budaya organisasi yang berorientasi pada bukti merupakan faktor penting untuk meningkatkan kualitas kebijakan publik di Kabupaten Buton Tengah
Copyrights © 2026