Syahrul Gunawan
Universitas Islam Negeri Raden Fatah

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Kualitatif Pengambilan Keputusan Berbasis Data dalam Perumusan Kebijakan Publik di Pemerintah Daerah Buton Tengah Irwan W.; Syahrul Gunawan
Journal of Tabulation Economic Data Vol. 2 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Bisnis Lombok

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67462/mycm9d63

Abstract

Pengambilan keputusan berbasis data (data-driven decision making) merupakan pendekatan yang semakin penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan, dan akuntabel. Namun, implementasinya pada pemerintah daerah masih menghadapi berbagai tantangan, terutama terkait kualitas data, integrasi sistem informasi, dan kapasitas sumber daya manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara kualitatif proses pengambilan keputusan berbasis data dalam perumusan kebijakan publik di Pemerintah Daerah Kabupaten Buton Tengah serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung dan menghambat implementasinya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi terhadap informan yang dipilih secara purposive sampling, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan data telah menjadi bagian dari proses perumusan kebijakan, terutama dalam penyusunan dokumen perencanaan dan penentuan prioritas pembangunan. Implementasi tersebut didukung oleh komitmen pemerintah daerah, ketersediaan data sektoral, serta pemanfaatan teknologi informasi. Namun, penerapannya masih menghadapi kendala berupa belum terintegrasinya sistem data antarorganisasi perangkat daerah, perbedaan kualitas data, keterbatasan kemampuan analisis aparatur, serta adanya pertimbangan nonteknis dalam proses pengambilan keputusan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan tata kelola data, peningkatan kapasitas aparatur, pengembangan sistem informasi yang terintegrasi, dan penguatan budaya organisasi yang berorientasi pada bukti merupakan faktor penting untuk meningkatkan kualitas kebijakan publik di Kabupaten Buton Tengah
The Evolution Of Financial Technology (FinTech) In Driving E-Business: A Systematic Literature Review Nesha Rizky Ashari; Syahrul Gunawan; Afa Amran
Jurnal Sistem dan Inovasi Digital Vol 1 No 1 (2026): Digital Business and Innovation Journal (DIBI)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/dibi.nbcn4n26

Abstract

Financial Technology (FinTech) has emerged as a disruptive force, fundamentally altering the global e-business landscape by modernizing transaction systems, fostering financial inclusion, and eliminating friction in online buyer-seller interactions (Thakor, 2020). Despite the rapid proliferation of FinTech solutions—ranging from mobile payment gateways and Buy Now, Pay Later (BNPL) schemes to blockchain-based smart contracts—there remains a fragmented understanding of how these innovations systematically drive strategic value creation within e-business models. This study conducts a Systematic Literature Review (SLR) guided by the PRISMA framework to synthesize existing academic literature from the past five years (2021–2026) (Al-Sharafi et al., 2023). By analyzing 25 high-impact, peer-reviewed journal articles across major databases (Scopus, Web of Science, IEEE Xplore, ScienceDirect), this research addresses four key research questions. First, it identifies the dominant FinTech solutions currently shaping e-business ecosystems. Second, it investigates how FinTech adoption enhances operational efficiency, user experience, and transaction security. Third, it outlines the critical strategic and technological challenges—such as cybersecurity vulnerabilities and regulatory compliance—that arise during integration. Finally, it highlights emerging trends and research gaps, notably the rise of AI-driven embedded finance in cross-border e-commerce. The findings culminate in a structural classification matrix that maps FinTech capabilities against e-business performance metrics. This study contributes to the literature by providing a comprehensive conceptual framework and offers actionable managerial guidelines for e-business practitioners seeking to leverage modern FinTech stacks to achieve sustainable competitive advantage.