JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA
Vol 4 No 4 (2026): Agustus

URGENSI PENDIDIKAN TAUHID DALAM KELUARGA

Efridawati Harahap (Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan)
Mila Elvita (Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan)



Article Info

Publish Date
13 Jul 2026

Abstract

Keluarga merupakan unit paling dasar sekaligus unsur yang sangat fundamental dalam kehidupan masyarakat, karena di dalam keluargalah berbagai kekuatan sosial terbentuk, dipelihara, dan berkembang secara berkesinambungan. Keluarga tidak hanya menjadi tempat pertama bagi seorang anak untuk tumbuh secara fisik, tetapi juga menjadi lingkungan awal dalam pembentukan karakter, kepribadian, serta nilai-nilai moral dan spiritual. Oleh karena itu, keberadaan keluarga memiliki peranan yang sangat strategis dalam menentukan kualitas suatu masyarakat. Masa depan seorang anak sangat bergantung pada pendidikan, pengajaran, perhatian, serta lingkungan yang dibangun oleh orang tuanya sejak dini. Lingkungan keluarga yang baik akan melahirkan generasi yang berakhlak mulia, berilmu, dan memiliki keimanan yang kuat. Sebaliknya, lingkungan keluarga yang kurang kondusif dapat berdampak negatif terhadap perkembangan anak, baik dari segi moral maupun spiritual. Dengan demikian, orang tua memiliki tanggung jawab yang besar dan tidak tergantikan dalam menciptakan suasana rumah yang harmonis, penuh kasih sayang, serta bernuansa Islami dengan menerapkan pendidikan tauhid secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari. Pendidikan tauhid memiliki peranan yang sangat penting dan mendasar dalam kehidupan keluarga. Dalam ajaran Islam, tauhid bukan hanya sekadar konsep teologis, tetapi merupakan inti dari seluruh ajaran yang menjadi landasan bagi setiap aspek kehidupan manusia. Tauhid tidak hanya memberikan ketenangan batin, ketentraman jiwa, dan rasa aman, tetapi juga mampu menyelamatkan manusia dari kesesatan, kemusyrikan, serta berbagai penyimpangan akidah. Lebih dari itu, pendidikan tauhid juga memiliki pengaruh yang sangat besar dalam membentuk sikap, pola pikir, serta perilaku seseorang dalam kehidupan sehari-hari. Seseorang yang memiliki pemahaman tauhid yang kuat akan senantiasa merasa diawasi oleh Allah SWT, sehingga terdorong untuk berbuat baik, menjauhi larangan, serta menjalani kehidupan dengan penuh tanggung jawab dan kesadaran spiritual. Tauhid tidak hanya sebatas pengakuan bahwa Allah adalah satu-satunya pencipta, pemelihara, dan Tuhan yang berhak disembah, tetapi juga harus tercermin dalam seluruh aktivitas seorang hamba, baik dalam hubungan dengan Allah (hablum minallah) maupun hubungan dengan sesama manusia (hablum minannas). Keyakinan tersebut harus diwujudkan secara nyata melalui pelaksanaan ibadah yang ikhlas, seperti shalat, puasa, zakat, dan berbagai amal saleh lainnya yang dilakukan semata-mata karena Allah SWT tanpa adanya perantara. Selain itu, tauhid juga menuntut adanya keikhlasan dalam setiap perbuatan, menjadikan Allah sebagai tujuan utama dalam hidup, serta menempatkan ketaatan kepada-Nya di atas segala-galanya. Dengan demikian, pendidikan tauhid dalam keluarga tidak hanya membentuk keimanan, tetapi juga membangun pribadi yang berintegritas, bertanggung jawab, dan memiliki orientasi hidup yang jelas, yaitu untuk beribadah dan mengabdi kepada Allah SWT secara total dan tanpa syarat.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jipm

Publisher

Subject

Computer Science & IT Economics, Econometrics & Finance Languange, Linguistic, Communication & Media Library & Information Science Medicine & Pharmacology

Description

JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA Merupakan platform publikasi jurnal Karya suatu hasil penelitian orisinil atau tinjauan Pustaka yang ditulis oleh mahasiswa. Ruang lingkup karya yang diterbitkan mencakup Multidisiplin Ilmu diantaranya yaitu: Ilmu Sosial Humaniora, Pertanian, Kesehatan, Peternakan, ...