Pembelajaran di sekolah masih didominasi oleh metode ceramah yang berdampak pada rendahnya minat dan partisipasi peserta didik. Oleh karena itu, diperlukan media pembelajaran yang lebih menarik dan sesuai dengan karakteristik generasi digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan meme sebagai media pembelajaran alternatif dalam mata pelajaran Sejarah Indonesia bagi peserta didik kelas X di SMK Otomindo Jakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data di kumpulkan melalui observasi, wawancara terstruktur, dan dokumentasi, serta di analisis menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan meme meningkatkan minat, partisipasi, dan antusiasme peserta didik selama proses pembelajaran, meskipun masih ditemukan adanya perbedaan interpretasi peserta didik terhadap meme. Dapat disimpulkan bahwa meme memiliki potensi sebagai media pembelajaran alternatif yang efektif, inovatif, dan relevan untuk menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif serta meningkatkan keterlibatan peserta didik
Copyrights © 2026