BAITUL MAAL : Journal of Sharia Economics
Vol. 3 No. 1 (2026): JAN-APRIL

Negosiasi Otoritas Keilmuan Ekonomi Syariah: Sanad dan Epistemologi Lokal dalam Tradisi Dayah dan Pesantren di Indonesia

Sodikin (IAIN Takengon)
Kamaruzzaman (Universitas Islam Negeri Ar-Raniry, Aceh)



Article Info

Publish Date
30 Apr 2026

Abstract

Tradisi keilmuan Islam di Indonesia, khususnya dalam institusi dayah dan pesantren, tidak dapat dilepaskan dari peran sanad sebagai mekanisme legitimasi keilmuan. Namun, dalam praktiknya, transmisi ilmu tidak berlangsung secara tekstual semata, melainkan mengalami adaptasi melalui konteks sosial dan budaya lokal. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana otoritas keilmuan terbentuk melalui interaksi antara sanad dan epistemologi lokal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka terhadap karya-karya Azyumardi Azra, Martin van Bruinessen, dan Michael Feener. Hasil penelitian menunjukkan bahwa otoritas keilmuan dalam tradisi dayah dan pesantren tidak bersifat tunggal dan statis, melainkan merupakan hasil negosiasi dinamis antara legitimasi sanad dan konstruksi epistemologi lokal. Dengan demikian, tradisi keilmuan Islam di Indonesia bersifat adaptif tanpa kehilangan akar tradisionalnya.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jse

Publisher

Subject

Religion Humanities Economics, Econometrics & Finance Social Sciences

Description

BAITUL MAAL : Journal of Sharia Economics is an academic publication that focuses on the study and development of economic theories, practices, and policies within the framework of Islamic law (Sharia). This journal typically covers topics such as Islamic banking and finance, halal business ...