Lumbung Ngabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Vol. 4 No. 1 (2026): April

Edukasi Pencegahan Pernikahan Dini Berbasis Dakwah dan Pemberdayaan Remaja di Desa Opo

Amiruddin Amiruddin (Program Studi Tadris Bahasa Inggris, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Univeristas Islam As’adiyah Sengkang, Indonesia)
Satriani Satriani (Program Studi Tadris Bahasa Inggris, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Univeristas Islam As’adiyah Sengkang, Indonesia)
Baso Sahrul (Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Univeristas Islam As’adiyah Sengkang, Indonesia)
Narwin Narwin (Program Studi Hukum Keluarga Islam, Fakultas Syariah dan Hukum, Univeristas Islam As’adiyah Sengkang, Indonesia)
Novia Aprilia (Program Studi Hukum Keluarga Islam, Fakultas Syariah dan Hukum, Univeristas Islam As’adiyah Sengkang, Indonesia)
Muh Ibnul Sabil N (Program Studi Akidah dan Filsafat Islam, Fakultas Ushluhuddin dan Dakwah, Univeristas Islam As’adiyah Sengkang, Indonesia)
Ilal Hamdi Ajrul (Program Studi Hukum Keluarga Islam, Fakultas Syariah dan Hukum, Univeristas Islam As’adiyah Sengkang, Indonesia)
Risma Risma (Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Univeristas Islam As’adiyah Sengkang, Indonesia)



Article Info

Publish Date
11 Jul 2026

Abstract

Pernikahan dini merupakan permasalahan sosial yang masih menjadi tantangan di berbagai wilayah pedesaan Indonesia. Artikel ini memaparkan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) yang dilaksanakan melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Opo, dengan fokus pada edukasi pencegahan pernikahan dini berbasis pendekatan dakwah dan pemberdayaan remaja. Kegiatan PkM ini menggunakan metode Participatory Rural Appraisal (PRA) yang meliputi wawancara mendalam dengan lima narasumber kunci (Imam Desa, Pejabat Desa, Kepala Madrasah, dan dua tokoh masyarakat), penyuluhan, serta pendampingan masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pernikahan dini di Desa Opo dipengaruhi oleh faktor ekonomi keluarga, kekhawatiran orang tua terhadap pergaulan bebas remaja, serta kehamilan di luar nikah. Meskipun angka pernikahan dini cenderung menurun dalam tiga tahun terakhir, praktik ini masih terjadi dengan alasan yang kompleks. Luaran kegiatan PkM meliputi peningkatan pemahaman masyarakat tentang dampak negatif pernikahan dini, terbentuknya kesepakatan kolaborasi lintas sektor antara pemerintah desa, tokoh agama, dan lembaga pendidikan, serta tersusunnya rekomendasi program pencegahan berkelanjutan berbasis kearifan lokal. Pendekatan dakwah oleh tokoh agama terbukti menjadi strategi yang paling diterima masyarakat dibandingkan pendekatan legal-formal

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

ngabdi

Publisher

Subject

Religion Humanities Computer Science & IT Economics, Econometrics & Finance Law, Crime, Criminology & Criminal Justice

Description

Lumbung Ngabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat is a peer-reviewed and open access journal that publishes the results of community service in the fields of Education; Social Humanities; Science and Technology; Religion and Culture; Economics, Business and Accounting; Tourism; Agriculture; Animal ...