Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kuat tekan beton dengan memanfaatkan agregat kasar dari limbah bangunan (beton bekas) serta menilai pengaruh penambahan kalsium karbonat (CaCO₃) sebagai bahan admixture. Penelitian eksperimental dilaksanakan di Laboratorium Teknik Sipil Universitas Harapan Medan dengan dua komposisi: (A) beton menggunakan agregat kasar limbah bangunan dan (B) komposisi yang sama dengan admixture CaCO₃. Setiap komposisi diuji menggunakan empat benda uji per umur, pada umur 14 dan 28 hari. Rancangan campuran mengacu pada SNI 03-2834-2000 dengan target f’c 20 MPa, faktor air-semen yang disesuaikan 0,55, slump rencana 75–100 mm, serta ukuran maksimum agregat 40 mm. Dosis CaCO₃ ditetapkan 15% dari berat semen (±169,5 g per 1,13 kg semen per sampel). Perawatan dilakukan dengan perendaman hingga 7 dan 14 hari dan uji kuat tekan mengikuti standar SNI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beton dengan agregat limbah bangunan memiliki kuat tekan rata-rata 21,33 MPa pada umur 28 hari, sedangkan beton dengan agregat limbah bangunan ditambah CaCO₃ mencapai 23,8 MPa. Kedua hasil tersebut melampaui kuat tekan beton normal K-250 sebesar 20 MPa. Dengan demikian, pemanfaatan limbah bangunan sebagai agregat kasar dengan tambahan CaCO₃ terbukti efektif meningkatkan mutu beton sekaligus memberikan solusi ramah lingkungan dalam pengelolaan limbah konstruksi.
Copyrights © 2026