Banjir merupakan peristiwa yang dapat mengancam dan mengganggu kehidupan masyarakat seperti menimbulkan korban jiwa, kerugian harta benda, dan dampak psikologis. Salah satu upaya untuk mengurangi risiko bencana adalah dengan mitigasi bencana, pengetahuan mengenai mitigasi bencana sangat penting dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat ketika menghadapi bencana banjir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan mitigasi bencana dengan kesiapsiagaan masyarakat pesisir danau Limboto dalam menghadapi bencana banjir di Desa Hutadaa Kecamatan Talaga Jaya. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitaif dengan desaian penelitian analitik korelasional dan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian yaitu seluruh masyarakat yang terdampak bencana banjir serta pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sebanyak 77 responden. Variabel independen dalam penelitian ini adalah pengetahuan mitigasi bencana, sedangkan dependen ialah kesiapsiagaan masyarakat. Insrumen penelitian menggunakan kuesioner serta teknik analisis data yang digunakan adalah uji korelasi spearman rank. Hasil penelitian di dapatkan nilai p= 0,000 (<0,05) dengan arah korelasi positif (+) menandakan bahwa semakin tinggi tingkat pengetahuan maka semakin tinggi pula kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana banjir yang menunjukan bahwa sebagian besar masyarakat memiliki pengetahuan baik tentang mitigasi bencana (39%), dan sebagian besar juga berada pada kategori sangat siap dalam menghadapi banjir (41,6%). Kesimpulan dari penelitian ini bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan mitigasi bencana dengan kesiapsiagaan masyarakat pesisir Danau Limboto dalam menghadapi bencana banjir di Desa Hutadaa Kecamatan Talaga Jaya.
Copyrights © 2026