Kapasitas kardiovaskular merupakan salah satu komponen kondisi fisik yang berperan penting dalam mendukung performa atlet lari, sehingga diperlukan metode latihan yang efektif dan mudah diterapkan untuk meningkatkan kemampuan kardiorespirasi atlet. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh latihan alternating foot skipping terhadap kapasitas kardiovaskular atlet lari Kabupaten Bone Bolango. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain One Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian berjumlah 9 atlet lari yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Kapasitas kardiovaskular diukur menggunakan Multistage Fitness Test (Bleep Test) untuk memperoleh nilai VO₂Max. Data dianalisis secara deskriptif, dilanjutkan dengan uji normalitas menggunakan uji Liliefors dan pengujian hipotesis menggunakan paired sample t-test pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai VO₂Max atlet meningkat setelah diberikan perlakuan latihan alternating foot skipping. Hasil uji paired sample t-test menunjukkan nilai t-hitung sebesar 12,688 lebih besar daripada t-tabel sebesar 2,306 dengan nilai signifikansi sebesar 0,00 (0,05), sehingga menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan dari latihan alternating foot skipping terhadap kapasitas kardiovaskular atlet lari. Dengan demikian, latihan alternating foot skipping dapat digunakan sebagai salah satu metode latihan yang efektif untuk meningkatkan kemampuan kardiorespirasi atlet serta menjadi alternatif bagi pelatih dalam menyusun program latihan kondisi fisik yang lebih variatif dan efisien. Penelitian selanjutnya disarankan untuk menggunakan jumlah sampel yang lebih besar dan desain eksperimen yang lebih kuat guna memperoleh bukti empiris yang lebih komprehensif mengenai efektivitas latihan alternating foot skipping terhadap kapasitas kardiovaskular atlet.
Copyrights © 2026