Program pendampingan baca Al-Qur’an bagi remaja Masjid Baitussalam di Dusun Manggisan dilaksanakan untuk merespon rendahnya tingkat literasi Al-Qur’an di kalangan remaja, yang tidak sepenuhnya terakomodasi oleh pendidikan formal maupun pembinaan TPA. Melalui pendekatan Community Based Research (CBR), kegiatan ini dirancang bersama komunitas dengan tahapan sosialisasi, pemetaan masalah, FGD, pelaksanaan pendampingan, evaluasi, dan perencanaan keberlanjutan. Hasil program menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan baca Al-Qur’an, yang ditandai dengan meningkatnya kehadiran peserta dari 10-20 menjadi rata-rata 30 remaja setiap pertemuan, serta kemampuan 70% peserta membaca potongan ayat dengan lebih lancar dan minim kesalahan. Penerapan metode Al-Nahdiyah, dukungan ustaz lokal, serta partisipasi aktif takmir dan remaja masjid memperkuat efektivitas program. Pendampingan ini tidak hanya memperbaiki kemampuan teknis baca Al-Qur’an, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri, spiritualitas remaja, dan membentuk budaya belajar yang berkelanjutan di lingkungan masjid. Program ini berkontribusi pada penguatan kapasitas komunitas, pemberdayaan ustaz lokal, serta pengembangan model pembinaan Qur’ani berbasis komunitas yang dapat direplikasi pada wilayah lain.
Copyrights © 2026