Perkembangan industri warung kopi di Indonesia yang semakin pesat menyebabkan persaingan usaha menjadi semakin kompetitif, sehingga pelaku usaha perlu melakukan studi kelayakan bisnis sebelum mengambil keputusan strategis, khususnya dalam pemilihan lokasi usaha. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan bisnis Warkop Rasa Kupie berdasarkan aspek lokasi. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan penyebaran kuesioner kepada pelanggan serta masyarakat sekitar. Analisis dilakukan menggunakan metode weighted scoring terhadap enam indikator, yaitu aksesibilitas, kedekatan dengan pasar sasaran, tingkat persaingan, ketersediaan infrastruktur, biaya lokasi, dan kesesuaian regulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lokasi Warkop Rasa Kupie memperoleh nilai kelayakan sebesar 4,10 dari skor maksimum 5,00 atau setara dengan 82%, sehingga termasuk dalam kategori layak. Faktor yang paling mendukung kelayakan lokasi adalah aksesibilitas yang baik, kedekatan dengan konsumen potensial, ketersediaan infrastruktur yang memadai, serta kepatuhan terhadap regulasi dan legalitas usaha. Meskipun tingkat persaingan di sekitar lokasi tergolong tinggi, strategi diferensiasi produk dan kualitas pelayanan mampu menjadi keunggulan kompetitif yang mendukung keberlangsungan usaha. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pelaku UMKM dalam menentukan lokasi usaha yang strategis serta sebagai referensi bagi penelitian selanjutnya mengenai studi kelayakan bisnis.
Copyrights © 2026