Kurikulum merupakan alat untuk mencapai tujuan pendidikan sekaligus sebagai pedoman dalam pelaksanaan pengajaran pada semua jenis pendidikan. Dalam konteks humanistik, kurikulum tidak hanya dipandang sebagai seperangkat rencana dan program, tetapi juga sebagai sarana untuk mengembangkan potensi individu secara menyeluruh. Kurikulum adalah komponen pokok pendidikan dan juga sebagai kompas kemana peserta didik akan dibawa. Kurikulum harus dikembangkan dan diselaraskan agar sesuai dengan perkembangan zaman saat ini, sehingga dapat mempermudah program pendidikan dalam rangka mewujudkan capaian tujuan pendidikan nasional yang sudah termaktub dalam undang-undang. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana pendekatan humanistik dalam pengembangan kurikulum Pendidikan Agama Islam untuk menumbuhkan nilai-nilai kemanusiaan. Penelitian ini menggunakan studi kepustakaan dengan mengambil data yang berasal dari sumber pustaka seperti artikel, buku, dokumen dan lainnya. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kurikulum pendidikan agama Islam dengan pendekatan humanistik dapat diterapkan di Indonesia dalam upaya mengembangkan potensi peserta didik dan menumbuhkan nilai-nilai kemanusiaan. Pendekatan humanistik melihat individu sebagai makhluk yang memiliki kebebasan, keinginan untuk berkembang, dan dapat mencapai potensi penuh mereka melalui pengalaman dan pemahaman diri. Hal ini menunjukkan bahwa setiap peserta didik memiliki kemampuan untuk mengembangkan kehidupannya dengan cara yang sesuai dengan kemampuan mereka.
Copyrights © 2026