Penelitian ini memaparkan bagaimana memodelkan kendali optimal pada rute perjalanan, antara dua kota di Provinsi Sumatera Utara yang bernama Kota Medan dan Kota Binjai. Kedua kota ini memiliki jumlah penduduk yang banyak. Dengan jumlah penduduk yang banyak tersebut, penduduk ini sering melakukan mobilisasi dari Kota Medan ke Kota Binjai untuk bekerja dan berdagang. Sehingga pada pagi dan sore hari rute utama (jalan provinsi) Medan –Binjai sangat padat oleh kendaraan bermotor, sedangkan pada siang hari jumlah kendaraan tidak terlalu banyak. Kendali optimal pada rute Medan Binjai dilakukan dengan mempertimbangkan waktu tempuh dan konsumsi bahan bakar. Metode yang akan digunakan dalam penyelesaian kendali optimal ini adalah prinsip Pontryagin. Terlebih dahulu dibentuk model persamaan diferensialnya, kemudian model yang dibentuk melibatkan prinsip Pontryagin. Hasil optimal diperoleh dengan memasukkan nilai kecepatan kendaraan. Diperoleh waktu perjalanan Medan Binjai yang dilakuan pagi atau sore hari adalah satu jam enam menit, sedangkan perjalanan Medan Binjai yang dilakukan siang hari adalah waktu optimal sebesar 33 menit.
Copyrights © 2026