Keamanan jaringan merupakan aspek krusial dalam menjaga integritas data dan keberlangsungan layanan sistem informasi, khususn ya di lingkungan institusi pendidikan seperti Poltekpar Medan. Salah satu ancaman awal yang sering terjadi dalam siklus serangan siber adalah port scanning, yang bertujuan untuk memetakan kerentanan sistem. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan dan menganalisis efektivitas Uncomplicated Firewall (UFW) dengan metode Stateful Packet Filtering dalam memitigasi serangan tersebut. Metode penelitian menggunakan pendekatan eksperimental simulasi dengan topologi host-guest, di mana Ubuntu Server 22.04 bertindak sebagai target dan Windows 11 sebagai penyerang menggunakan Nmap. Pengujian dilakukan dengan membandingkan respons jaringan sebelum dan sesudah implementasi firewall. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum implementasi, seluruh port terbuka (22 dan 80) dapat dideteksi dengan status Open. Setelah UFW diaktifkan dengan konfigurasi default deny incoming, status port berubah menjadi Filtered dan sistem berhasil mencatat log aktivitas pemblokiran paket secara real-time. Analisis forensik log menunjukkan bahwa UFW mampu membedakan koneksi sah dan ilegal berdasarkan tabel status (state table), membuktikan bahwa metode stateful efektif menyembunyikan arsitektur jaringan dari pemindaian eksternal.
Copyrights © 2026