Implementasi sistem informasi berbasis mobile pada sektor logistik menjadi salah satu upaya perusahaan dalam meningkatkan efisiensi operasional, mempercepat proses distribusi, serta meningkatkan kualitas pelayanan. Namun, keberhasilan implementasi sistem informasi tidak hanya ditentukan oleh kualitas sistem, tetapi juga oleh tingkat penerimaan pengguna terhadap teknologi yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi Sistem Informasi Logistik Berbasis Mobile pada CV Borneo Mega Mandiri menggunakan pendekatan PIECES (Performance, Information, Economy, Control, Efficiency, Service) dan Technology Acceptance Model (TAM). Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan teknik survei terhadap 47 responden yang merupakan pengguna aktif sistem informasi logistik. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan IBM SPSS Statistics melalui uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, serta analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh instrumen penelitian dinyatakan valid dan reliabel. Analisis regresi menunjukkan bahwa variabel PIECES memiliki koefisien sebesar −0,037 dengan nilai signifikansi 0,365, sedangkan variabel TAM memiliki koefisien sebesar 0,069 dengan nilai signifikansi 0,321, sehingga keduanya tidak berpengaruh secara signifikan terhadap evaluasi kinerja sistem informasi. Nilai koefisien determinasi sebesar 0,022 menunjukkan bahwa model penelitian hanya mampu menjelaskan 2,2% variasi evaluasi kinerja sistem. Penelitian ini memberikan kontribusi berupa evaluasi yang mengintegrasikan metode PIECES dan TAM sebagai dasar penyusunan rekomendasi pengembangan sistem informasi logistik yang lebih efektif dan berorientasi pada kebutuhan pengguna
Copyrights © 2026