Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi, pelatihan, dan motivasi memengaruhi kinerja pegawai di Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kausalitas yang melibatkan 60 pegawai sebagai responden penelitian utama dan terdapat 5 pegawai yang ditambahkan untuk dilakukan wawancara terkait gambaran awal kinerja pegawai Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah. Data diperoleh melalui wawancara, kuesioner terstruktur, dan dokumentasi. Instrumen penelitian diuji dengan memakai pengujian validitas serta reliabilitas, sedangkan analisis data dilaksanakan menggunakan pengujian asumsi klasik, regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi dengan bantuan perangkat lunak IBM SPSS Statistics 32. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi dan pelatihan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Sedangkan, motivasi juga berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai, namun dengan arah hubungan negatif. Kompetensi memberikan kontribusi terbesar terhadap kinerja pegawai sebesar 57,15%, diikuti dengan pelatihan sebesar 20,79%, dan motivasi sebesar 7,62%. Secara simultan, kompetensi, pelatihan, dan motivasi mampu menjelaskan 64,4% variasi kinerja pegawai. Studi ini memperkaya bidang manajemen sumber daya manusia, terutama dalam memahami berbagai faktor penentu kinerja di organisasi sektor publik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan kompetensi pegawai bersamaan dengan implementasi program pelatihan yang tepat sasaran merupakan strategi efektif untuk meningkatkan kinerja secara keseluruhan.
Copyrights © 2026