Penelitian dilaksanakan untuk menganalisis pengaruh penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), perilaku pencatatan pengeluaran, perilaku penyusunan anggaran terhadap perilaku menabung mahasiswa Universitas Dian Nuswantoro Semarang. Menerapkan metode kuantitatif dengan memanfaatkan data primer yang didapatkan melewati penyebaran kuesioner dengan teknik purposive sampling. Analisis data dijalankan dengan metode regresi linear berganda melalui SPSS versi 25. Hasil menyatakan bahwa penggunaan QRIS berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku menabung dengan nilai t hitung sebesar 3,645 dan nilai signifikansi sebesar 0,000. Perilaku penyusunan anggaran berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku menabung dengan nilai t hitung sebesar 6,506 dan nilai signifikansi sebesar 0,000. Sementara itu, perilaku pencatatan pengeluaran tidak berpengaruh signifikan terhadap perilaku menabung dengan nilai t hitung sebesar 1,849 dan nilai signifikansi sebesar 0,067. Temuan penelitian membuktikan bahwa perilaku menabung mahasiswa lebih dipengaruhi oleh kemampuan perencanaan keuangan melalui penyusunan anggaran dan pemanfaatan teknologi pembayaran digital dibandingkan aktivitas pencatatan pengeluaran.
Copyrights © 2026