Angka kematian ibu (AKI) masih menjadi masalah di Indonesia, termasuk di Provinsi Bengkulu. Pada 2023 tercatat 39 kasus di Provinsi Bengkulu dan 3 kasus di Kota Bengkulu. Upaya penurunan AKI dapat dilakukan dengan peningkatan pelayanan Antenatal Care (ANC) sesuai standar, karena ANC optimal berperan dalam deteksi dini komplikasi kehamilan. Namun, cakupan kunjungan ANC K6 di beberapa Puskesmas Kota Bengkulu seperti Sukamerindu, Kuala Lempuing, dan Sawah Lebar masih di bawah target. Hal ini mendorong peneliti mengkaji hubungan antara standar pelayanan ANC dengan kepuasan ibu hamil trimester III. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan observasional analitik cross sectional, dilaksanakan di tiga Puskesmas Kota Bengkulu. Populasi adalah 56 ibu hamil trimester III, dengan sampel 50 responden yang dipilih secara purposive sampling sesuai kriteria inklusi. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner standar pelayanan ANC dan kepuasan ibu hamil. Hasil penelitian menunjukkan 17 responden (34,0%) menerima pelayanan ANC tidak terstandar; dari jumlah ini, 13 orang (76,5%) tidak puas dan 4 orang (23,5%) puas. Sebanyak 33 responden (66,0%) memperoleh pelayanan ANC sesuai standar. Uji Chi-Square menghasilkan p-value 0,001. Kesimpulan, pelayanan ANC sesuai standar meningkatkan kepuasan ibu hamil. Puskesmas disarankan memperkuat mutu pelayanan terutama pemenuhan 10 T, termasuk edukasi dan konseling, guna mendukung kesehatan ibu dan bayi serta menekan AKI di Kota Bengkulu
Copyrights © 2026