Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi komunikasi kesehatan dalam perubahan perilaku masyarakat yang dilaksanakan oleh Puskesmas Biromaru dalam upaya menurunkan angka stunting. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap pihak-pihak terkait, seperti kepala puskesmas, petugas gizi, kader posyandu, serta masyarakat Kecamatan Biromaru. Analisis data dilakukan secara interaktif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan berdasarkan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi komunikasi kesehatan oleh Puskesmas Biromaru melalui Social and Behavior Change Communication (SBCC) mencakup tiga komponen utama, yaitu advokasi, mobilisasi sosial, dan komunikasi perubahan perilaku (edukasi).
Copyrights © 2026