Keberlangsungan pengelolaan greenhouse menuntut pemantauan berkesinambungan disertai pengaturan kondisi lingkungan demi mempertahankan pertumbuhan tanaman pada keadaan optimum. Keterlambatan merespons perubahan suhu, kelembapan udara, kelembapan tanah, serta intensitas cahaya kerap muncul akibat aktivitas pemantauan yang masih dikerjakan manual. Riset ini memiliki objektif merancang sekaligus membangun prototype Smart Greenhouse berbasis Internet of Things memakai mikrokontroler ESP32 yang sanggup menjalankan Monitoring lingkungan secara real-time beserta pengoperasian aktuator otomatis. Pendekatan Prototype diterapkan melalui identifikasi kebutuhan, penyusunan rancangan sistem, realisasi perangkat keras maupun perangkat lunak, verifikasi, lalu penilaian menyeluruh sistem. Implementasi mengombinasikan sensor DHT22, soil moisture, BH1750, modul relay, pompa air, serta kipas pendingin yang terhubung menuju dashboard berbasis web menggunakan jaringan Wi-Fi. Rerata galat suhu mencapai 0,26°C, galat kelembapan udara mencapai 1%, respons pompa memerlukan 1,82 detik, respons kipas berlangsung 1,2 detik, keterlambatan pengiriman data menuju dashboard mencapai 0,82 detik, sedangkan seluruh skenario fungsional memperoleh keberhasilan 100%. Keseluruhan capaian tersebut menegaskan kemampuan sistem dalam mendukung Monitoring serta pengendalian lingkungan greenhouse secara otomatis dan real-time sehingga efisiensi pengelolaan meningkat sementara ketergantungan terhadap pemantauan manual berkurang.
Copyrights © 2026