Kualitas perairan merupakan indikator penting untuk menggambarkan kondisi ekosistem perairan. Salah satu parameter utama adalah Total Suspended Solid (TSS) yang berpengaruh terhadap visibilitas perairan dan proses fotosintesis, sehingga mempengaruhi produktivitas primer. Pemantauan TSS dapat dilakukan melalui pemanfaatan citra satelit menggunakan algoritma kanal yang berbeda. Pemanfaatan citra satelit menjadi metode efektif dalam memantau kualitas perairan secara spasial dan temporal berdasarkan warna laut. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi nilai TSS menggunakan algoritma Laili, Ajiperwata, Budhiman, dan Liu, serta menentukan algoritma yang paling sesuai untuk perairan Cirebon melalui validasi dengan data in situ yang dilakukan pada Mei 2025 dengan 18 titik stasiun. Hasil penelitian menunjukkan adanya variasi spasial nilai TSS, dengan konsentrasi tertinggi terletak di bagian timur wilayah Cirebon yang berbatasan dengan Brebes. Analisis nilai error menunjukkan bahwa algoritma Laili memiliki performa terbaik dengan nilai RMSE sebesar 27.22 mg/L, MAE sebesar 26.52 mg/L, dan NMAE sebesar 0.60, lebih rendah dibandingkan algoritma Ajiperwata, Budhiman, dan Liu. Berdasarkan temuan tersebut, algoritma Laili merupakan algoritma dengan performa terbaik pada data dan periode penelitian ini. Selanjutnya, hasil visualisasi algoritma Laili secara spasial menunjukkan perairan Cirebon berada di kelas I dan kelas II.
Copyrights © 2026