Stunting masih menjadi salah satu masalah gizi kronis yang serius di Indonesia, sehingga diperlukan upaya pencegahan yang melibatkan edukasi dan pemanfaatan pangan lokal bergizi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan stunting serta meningkatkan keterampilan dalam mengolah daun kelor (Moringa oleifera) menjadi puding sebagai alternatif pangan bergizi bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita di Dusun Orong Sendero, Desa Kembang Kuning. Metode yang digunakan meliputi tahap perencanaan berupa observasi dan koordinasi dengan perangkat desa serta kader kesehatan; tahap pelaksanaan berupa penyuluhan, demonstrasi, dan praktik langsung pembuatan puding daun kelor yang diikuti oleh 28 peserta; serta tahap evaluasi menggunakan pretest dan posttest. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rata-rata nilai pengetahuan peserta dari 85,00 menjadi 90,71, dengan 9 peserta (32,14%) mengalami peningkatan nilai dan 19 peserta (67,86%) memperoleh nilai tetap tanpa ada peserta yang mengalami penurunan. Dapat disimpulkan bahwa pendekatan penyuluhan yang dipadukan dengan praktik langsung pembuatan puding daun kelor efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat sebagai upaya pencegahan stunting berbasis pangan lokal.
Copyrights © 2026